kWh Meter Prabayar ( 1st )

Posted: Juni 4, 2010 in LISTRIK Prabayar

Certificate of ACCOMPLISHMENT,

This certifies that

NASRUDDIN….

http://www.itron.com

wuhahaha
di Kantor nggak scanner jadi cuma bisa pasang kop sertifikatnya, ya.. ya.. itu sertifikat dari itron diberikan kepada peserta Sertifikasi kWh Prabayar yang dilaksanakan di Aula PT.PLN (Persero) Wil.Sulselrabar, 6-9 April 2010. Biar ilmunya tidak usang dimakan waktu, paling tidak ilmu diaplikasikan dan jauh lebih baik lagi kalau dibagi dan  Alhamdulillah kemarin Rabu 02/06/2010 bertempat di Aula PT.PLN (Persero) Cab.Mamuju sudah dipaparkan dihadapan para Manajer Rayon & Ranting se-cabang Mamuju, serta di depan segenap Staff & Karyawan pada Jum’at 04/06/2010 bertempat di Lapangan Senam PT.PLN (Persero) Cab.Mamuju.

Seperti diketahui selama ini sistem perhitungan pemakaian tenaga Listrik itu menggunakan sistem pascabayar, dimana pelanggan memgkomsumsi listrik terlebih dahulu kemudian tangihan menyusul belakangan, dan menggunakan kWh meter (meteran) yang konvesional yang dicacah berdasarkan arus yang melewati kWh meter. Kendala yang kemudian muncul adalah Membegkaknya tagihan listrik karena pemakaian tidak terkontrol & Tagihan yang datang belakangan.

Oleh karena itu kWh Meter Prabayar dianggap sebagai solusi untuk mengontrol pemamakaian listrik oleh pelanggan. kWh meter Prabayar merupakan kWh meter Digital yang menggunakan sistem prabayar dimana pelanggan terlebih dahulu membeli Token / Pulsa Listrik, kemudian mengentry di kWh meter dan Listrik tersalurkan. dengan menghitung daya (watt)  yang digunakan bukan arus (ampere) seperti kWh Meterkonvensional.

Sistem Prabayar ini sebenarnya sistem yang sudah lama digunakan di Afrika Selatan Negara asalnya, namun baru beberapa tahun terakhir ini digunakan di indonesia, namun sebelum jauh melagkah berikut ini beberapa sisi Positif (+) dan sisi negatif (-) kWh meter Prabayar :

(+) Tidak ada UJL (Uang Jaminan Langganan)

(+)  Pemakaian Tenaga Listrik lebih terkontrol (pelanggan)

(+) Tidak ada kesalahan Pembacaan Meter (Pelanggan)

(+) Pelanggan tidak akan bertemu dengan petugas Pencatat Meter (pelanggan)

(+)  Tidak ada Blok Tarif (pelanggan)

(+)  Komsusi  Listrik dapat diukur dengan lebih presisi

(+) Tidak ada Biaya keterlambatan (Pelanggan)

(+) Batas listrik lebih nyata dan tidak terpengaruh oleh tipe beban, karena KWH Meter Prabayar mengukur Daya (Watt), bukan Arus (ampere).

(+) Mengurangi Tunggakan (PLN)

(+) Mengurangi Fungsi Pembuatan Rekening (PLN)

(+) Mengurangi Pemelihraan Pembatas, mengingat Relay hanya bekerja Lima kali jika beban Lebih (PLN)

Adapun kekurangan dari sistem prabayar ini antara lain :

(-) Butuh waktu untuk mempelajari mekanismenya (Pelanggan)

(-) Penyedia Pulsa / Vending unit belum menyebar (Pelanggan).

Adapun komponen utama dari Listrik Prabayar ini antara lain :

1. Vending System

Vending System merupakan induk Transaksi yang ditangani oleh Vendor tertentu, Misalnya ITRON

2. Vending Unit

Vending unit merupakan pihak yang melakukan Transaksi penjualan  token dan berhak mengeluarkan  Token, Misalnya PLN Cabang, PPOB, Kantor Pos, Bank, dll

3. Token / Pulsa Listrik

Merupakan 20 Digit Angka yang digunakan untuk menambah sisa pulsa / sisa kWh yang dikeluakan oleh Vending Unit yang kemudian di generate di kWh meter digital prabayar.

4. kWh Meter Prabayar

kWh meter prabayar merupakan kWh digital yang menggunakan system prabayar yag dapat menerjemahkan token menjadi stock daya.

sebenarnya tulisan ini dibuat beberapa bulan yang lalu tapi karena sesuatu (heart), jadi tulisannya agak telat di publish…

udah dulu ya.. ngantuk nie

About these ads
Komentar
  1. [...] } Sistem Listrik Prabayar Seperti dijelaskan dalam Tulisan  sebelumnya bahwa ada elemen empat penting dari sistem listrik prabayar, berikut ini merupakan gambaran sistem [...]

  2. Ocha_Odja mengatakan:

    “…tapi karna sesuatu (heart)…”

    Beudedeehh…
    Dalaamm maknax…:D

    nice info Rho’…
    Keep postingg…:)

  3. kariyono mengatakan:

    mau tanya bos, itron ace9000 prabayar setelah diaktifkan dikasih beban yg bersifat induktif kok tiba2 mati, padahal beban yg kita gunakan masih dibawah daya kontrak. mohon penjelasanya… trimakasih

  4. huda mengatakan:

    tanya, knapa itron ace9000 kok ndk sip kayak hoxing dlm segi operasiya di lapangan… masak di kasih beban msh di bawah daya kontrak udah mati dan lcd keluar call padahal mcb msh kondisi on, hrs y klo over load mcb jg off dong…. pokok y itron ace9000 ora sip blas…..

  5. aroq mengatakan:

    #kariyono_beban yang bersifat induktif (L) biasanya butuh daya yang besar saat mulai beroperasi.

    #huda_CALL biasanya muncul bila terjadi “tamper”, tamper sendiri disebabkan karena pemasangan kWh tidak Rapat.

  6. wandy mengatakan:

    bos meteran listrik prabayar ane error ga bisa di masukin token, gara” meterannya lepas terus pas di masukin lagi eh ga hidup kenapa ya??? mohon pencerahannya
    meterannya merk conlog madein afsel….

  7. wandy mengatakan:

    bos meteran listrik prabayar ane error ga bisa di masukin token, gara” meterannya lepas terus pas di masukin lagi eh ga hidup kenapa ya??? mohon pencerahannya
    meterannya merk conlog madein afsel…. kalo lapor ke pln kena denda ga????

  8. Ahmad Yahya mengatakan:

    untuk itron model terbaru sering keluar tulisan ” PERIKSA ” dan gambar telapak tangan….yang ujung2 nya diisi token gak mau…..pengin ngerti ada berapa permasalahan yg menyebabkan keluarnya tulisan dan gambar tersebut ? terimakasih sebelumnya bila sudah ada jawaban….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s