kWh Meter Prabayar (2nd)

Posted: Juni 6, 2010 in LISTRIK Prabayar

Bberikut ini merupakan gambaran sistem listrik Prabayar.

dalam Listrik Prabayar pelanggan memang dituntut untuk lebih aktif,  secara Abstrak proses Transaksi Listrik prabayar seperti ini :

  1. Pelanggan mendatangi vending unit, dalam hal ini Kantor PLN maupun mitranya dengan membawa Nomor Seri kWh Meternya.
  2. Petugas di Vending Unit Menginput Nomor seri kWh Meter serta Jumlah kWh yang akan dibeli pelanggan, pada sebuah Software tertentu yang terintegrasi dengan vending system.
  3. Vending System mengGenerate / Mengengkripsi Nomor Seri kWh, Tarif Index serta Jumlah kWh yang akan dibeli pelanggan menjadi 20 Digit angka yang sifatnya unik.
  4. Vending system mengirimkan 20 Digit angka ke Vending Unit.
  5. Vending Unit Mencetak  Token yang berisi 20 Digit angka.
  6. Pelanggan Mengentry ke-20 Digit angka di kWh Meter dan Menekan Enter jika ke-20 Digit angka sudah dientry dengan benar.
  7. Listrik  Siap digunakan.

Vending System

Sistem yang saya jelaskan diatas adalah sistem yang kami terapkan di Wil.Sulselrabar dengan menggandeng itron sebagai vendornya. namun tidak menutup kemungkinan produk dari vendor yang lain tidak bisa digunakan disini,karena seluruh produk mengadaptasi sistem STS Token yang dikembangkan dan dikelola oleh Asosiasi STS (www.sts.org.za).

STS (Standar Transfer Sfecification) adalah satu-satunya standard internasional untuk men-transfer nilai mata uang menjadi nilai listrik dan Telah disahkan oleh International Electrotechnical Commison (IEC) ) teknologi keypad sebagai : IEC/PAS 62055-41. STS Sendiri dikenal dalam angka 20-Digit, contoh. “3473 5682 1756 1967 9232” dengan kemungkinan Kombinasi angka sebesar 10^20 (sepuluh pangkat duapuluh), dibuat oleh modul sekuriti yang terdaftar & dikelola oleh lembaga STS.

About these ads
Komentar
  1. klo masalah pemeliharaanya gmn bos…
    ada tidak kekurangan and kelebihannya misalnya nanti gangguan di kemudian hari, toh tdk menutup kemungkinan itu kwh meter bakal di jamin daya tahannya dr gangguan alam/pd saat kwh meter ts di pakai, karna bs jadi itu nanti yg jd kendala di lapangan utamanya petugas seperti saya, mohon penjelasnnya, terimah kasih..

    • aroq mengatakan:

      klo masalah pemeliharaan, Tampering Code harus selalu disertakan, begitu juga dngan gagguan dikemudian hari…

      tunggu tulisan berikutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s