Step Down Transformer yang penuh kejutan

Posted: Februari 12, 2010 in Step Down Transformer yang penuh kejutan

Dering telepon yang memecah kesunyian malam… tentang Kompleks mereka yang baru 45 menit terang kini gelap kembali, belum lagi kami terlelap, belum lagi kami memejamkan mata..

(Kamis 12/02/2010, 10:50 pm)”ah… mungkin pengaman lebur yang bekerja dengan baik”  mencoba untuk menghibur diri, tiga orang regu Pelayanan Teknik pun menuju ke lokasi untuk memastikan apa yang terjadi, pesan singkat menyusul “tolong disiapkan LVTC 70mm, 35m + Accesories”.

Analisa I :

LVTC (Low Voltage Twisted Cable) 3 x 35 + 25, ini Terbakar/Meleleh mengingat arusyang melewatinya melebihi kemampuan Max. arus pada amb. temperatur yakni 130 A, Sedangkan besar arus yang mengalirinya pada beban puncak malam sebesar : 220 A, pada beban siang sebesar : 75 A.

Analisa II :

Bunga Api / Flash Over yang muncul pada jumperan Kabel Core dengan LVTC karena kurang kencangnya Konnektor yang terpasang sehingga memicu terjadinya hubung singkat yang kemudian mengeluarkan bunga api.

Penggantian LCTV 3 x 35 + 25 menjadi LVTC 3 x 70 + 50 dan Joinisasi Jumperan  menjadi solusi yang terbaik saat itu,  semua tim bekerja dengan SEMANGAT membara.  (Jum’at 13/02/2010, 00:10 am) pekerjaan di rampungkan dan siap untuk di operasikan kembali, tak  seperti biasanya kali ini pengoperasian Trafo tidak  sesuai dengan Prosedur tetap Pengoperasian Transformer, NT Fuse (Pengaman Lebur pada sisi TR) lebih dulu dioperasikan daripada FCO (Pengaman lebur sisi TM). dan BUarrr*****……….* bunga Api yang besar disertai ledakan.

Analisa III :

Bunga Api yang besar di FCO disebabkan besarnya beban. karena dua line beroperasi pada waktu yang bersamaan, akibat tidak dilepasnya NT Fuse.

Analisa IV :

Fuse Link yang terpasang pada FCO terlalu besar, sehingga enggan untuk putus meski di aliri arus yang besar.

penggantian Fuse Link dengan fuse link yang lebih kecil serta pengoperasian Trafo sesuai Prosedur-pun dilakukan untuk dengan cepat untuk menerangi pelanggan… dan Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar dan kompleks kembali terang.  (Jum’at 13/02/2010, 00:40 am) dan BUarrr*****……….* bunga Api yang besar disertai ledakan. dengan waktu yang lebih lama dan Bunga api yang lebih besar. Terdengar suara sumbang “Trafonya Rusak” hampir saja saya terpengaruh mendengar suara sumbag,  untuk memastikan layak tidak-nya Trafo di operasikan kembali perlu di uji dengan menggunakan MEGGER untuk menguji tahanan isolasi Trafo untuk menghindari kegagalan yang fatal, pengukuran dilakukan pada :

  • sisi TM – Ground = 0,9 M Ohm
  • sisi TM – TM  = o
  • sisi TM -TR = o,9 M Ohm
  • sisi TR  – Ground = 0.9 M Ohm
  • sisi TR  – TR = 0

(Jum’at 13/02/2010, 02:30 am) kesimpulan Trafo ini Rusak dan untuk selanjutnya dikoordinasikan penggantian dengan Spv.Pemeliharaan Distribusi.

Solusi I

(juma’at 13/02/1989, 09:30 am) Penggantian Trafo 160 kVA dengan 100 kVA, dan pengalihan beban ke trafo yang lain. sebelum

Komentar
  1. erwin mengatakan:

    biasanya kalo trafo itu standarisasi antara TM dgn TR, TM dng Chasis, TR dengan Chasis berapa bro….???? saya pikir dengan standar yang kita torehkan di atas masih memenuhi syrat operasi…
    menrut saya untuk rel busbar di GI saja dengan megger yang demikian itu masih layak operasi….
    biasanya kerusakan yang diperhatikan biasanya adalah dari segi fisik dulu sebagai contoh bushing dan rembesan minyak apakah masih normal…. jangan langsung ke teknik nya….(maap bukannya sok pintar)
    terus masalah pengoperasiannya saja sudah keliru….
    biasanya trafo di beri tegangan menengah tanpa adanya beban…. terus untuk mengetahui apakah trafo itu overload bisa dilihat pada saat pemasangan NT fuse…(anda tahu maksudku kan???)
    mungkin juga keseimbangan beban antar fasa sudah ga seimbang maka arus yang menuju titik netral sangat besar…. Ingat In yang besar dapat membuat trafo berkurang umurnya…
    bukannya sok tahu tapi sekedar share ilmu saja…GBU
    makasih bro….

  2. aroq mengatakan:

    wah.. makasih banyak atas share ilmunya erwin
    Biasanya kalo trafo itu standarisasi antara TM dgn TR, TM dng Chasis, TR dengan Chasis berapa bro….???? : saya kurang mengerti dengan istilah Chasis di Trafo, tapi kalau yang Erwin maksud itu Tap, di dalam Kota Mamuju kami Gunakan Tap 3 = 20000 volt,

    saya pikir dengan standar yang kita torehkan di atas masih memenuhi syrat operasi… : Mengenai Hasil Megger di atas kami pun pernah mengoperasikan Trafo dengan pengukuran yang lebih rendah, namun berfungsi dengan baik (sejujurnya saya tidak setuju dengan pemasangannya waktu itu)

    biasanya kerusakan yang diperhatikan biasanya adalah dari segi fisik dulu sebagai contoh bushing dan rembesan minyak apakah masih normal…. jangan langsung ke teknik nya : dari Segi Fisik, disisi Bushing TM dengan TR semuanya masih Normal & tidak ada Rembesan Minyak Trafo, Rembesan Justru ada di Bagian Kran pembuangan Minyak Trafo.

    Terus masalah pengoperasiannya saja sudah keliru…. : Mengenai Pengoperasiannya : disitulah kesalahan Fatal seorang Pengawas lapangan seperti temanmu ini, yang terlalu percaya terhadap rekan-rekan OS, fikirku mereka sudah terbiasa dan Paham dengan hal-hal semacam ini, ternyata Fungsi pengawasan sama sekali tidak boleh diabaikan.

    Terus untuk mengetahui apakah trafo itu overload bisa dilihat pada saat pemasangan NT fuse : pada saat pemasangan NT-Fuse itu tidak ada indikasi sama sekali mengingat belum ada tegangan karena NFB posisi OFF, indikasi OVERLOAD atau tidaknya sebuah trafo kami lihat dari :
    – Besarnya Fuse Link yang terpasang
    – Besarnya NT Fuse yang terpasang
    – Buku beban trafo
    dan betapa bijaknya andai Erwin mau berbagi pengetahuan tentang indikator Overloadnya suatu trafo selain yang kami pahami.

    mungkin juga keseimbangan beban antar fasa sudah ga seimbang maka arus yang menuju titik netral sangat besar…. Ingat In yang besar dapat membuat trafo berkurang umurnya… : kalau ini saya sangat setuju.. hanya saja masalah sinkronisasi beban trafo kami Kontrakkan ke Pihak yang Lain (nggak boleh sebut merek katanya)

    ok… bang Erwin kalatiku, ditunggu saran & share berikutnya
    Thanks
    Regard

  3. muhammah iqbal mengatakan:

    mungkin posisi temanmu waktu masukkan CO pas pengoperasian pertama kurang baik … sehingga bambu CO tdk pas masuk.. bisa jd itu salah satu penyebab timbul bunga api (posisi memasukkan/melepas jg menentukan), krn pengalaman di kampung sini(masamba) bunga api biasa nya timbul pas wkt melepas . bukan memasukkan apa lg klo bebanmya berat baru tdk sesuai sop.. bukan sok pintar cuma pengalaman ji jg ine ces sempat jka jg kaget itu hari.. hehehe

  4. aroq mengatakan:

    kalo tidak salah sewaktu memasukkan CO Posisinya Berdiri, bukan duduk apalagi baring-baring, wuhahahhh

    saya sangat senang dengan orang seperti saudara muhammad iqbal, karena gemar berbagi ilmu & pengalamannya

    (saya makan dulu ya…. nanti di jawab)

  5. aroq mengatakan:

    “mungkin posisi temanmu waktu masukkan CO pas pengoperasian pertama kurang baik, sehingga bambu CO tdk pas masuk” :
    Kalo tidak salah ingat waktu itu posisinya sekitar 1,5 Meter di depan FCO (dari bawah tentunya), tapi entahlah bagaimana dengan posisi Kepala CO, mungkin benar informasi dari saudara iqbal, karena Bunga Api (Flash Over) itu sebenarnya Tegangan yang Loncat melalui udara….

    “Bunga api biasa nya timbul pas wkt melepas . bukan memasukkan apa lg klo bebanmya berat baru tdk sesuai sop” :
    iya juga sih,,, bunga api timbul saat CO dilepas karena tegangan yang loncat dari Isolator FCO mengikuti CO yang dilepas, apalagi bebannya cukup berat, tapi sewaktu memasukkan CO-pun bisa saja muncul bunga api, kalau saja kasusnya seperti cerita diatas, karena NT Fuse Terpasang, sehinggan bebannya cukup berat.
    ok bro…. ditunggu “share” berikutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s