long time no see (Part III)

Posted: September 14, 2010 in darimu aku banyak belajar

sebut saja belum punya judul, masih dengan perasaan yang sama saat mulai mengagumi “Pelangi”,

kata orang buah hati itu dibentuk 20 Tahun sebelum anda menyadari adanya, dan kini aku sedang mempersiapkan diriku utuknya, seorang yang menyayangiku dengan tulus maka aku berusaha menyayangi orang yang kuanggap “Pelangi” dengan semampu-ku pula.

Rasa sakit yang disuguhkannya akan tampak bias saat membayagkan hadirnya buah hati pelipur lara yang “kelak” senantiasa menganggap kecil kesalahan besar yang saya perbuat, dan menganggapnya tak pernah ada andai saya melakukan kesalahan yang kecil.

Betapa seluruh hambatan itu cuma kesepadanan dengan nilai yang disediakan. Seluruh jenis pemikiran baru, perpindahan, pergeseran ke arah yang lebih baru selalu menimbulkan kesakitan. Tuntaskan saja karena ia memang mengajak kita ke tata nilai yang baru, nilai yang selalu lebih memartabatkan. lalu hadapi seluruh tahap kesulitan yang jujur saja, memang menjengkelkan itu.

kucoba memaafkan setiap kesalahan “Pelangi” berharap kelak setiap kesalahanku akan dimaafkan oleh seorang yang tulus menyayagiku.

Besar harapanku kelak dari “Pelangi” akan lahir Buah hati yang kudamba
namun diri ini menyadari mungkin saja “Pelangi” takkan pernah mencintaiku, wallahu wa’lam… diri ini hanya Berusaha dan biarkan Illahi Rabbi yang menentukan.

mustahil bagiku menuai rasa sayang andai tak pernah menanam rasa yang sama.

aro mullah nasruddin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s